Sharing Session

Why You Have To Know About East Nusa Tenggara

1459835_546112268792249_1983576601_n

Susi Susanti

Bomber sharse kali ini bernama Susi susanti kelahiran 1992 yang akrab disapa Ichi, ichi sendiri seorang sarjana muda dari jurursan silvikultur Institut Pertanian Bogor (IPB). Kesibukan ichi saat ini sedang berkarir dibidang bisnis pakaian yaitu kaos Yes! I am MUSLIM, dengan alamat websitenya www.yesiammuslim.com, serta aktif dikegiatan sosial. Tempat yang pernah dikunjungi susi Bukittinggi, selat malaka, beijing, kupang dan sekitarnya, Makassar dan sekitarnya, bogor dan sekitarnya. Ichi menyukai Fotografi, menulis catatan perjalanan, naik Gunung. Saat ini susi berdomisili di kota Bogor.

Ichi memiliki impian suatu saat dapat pergi ke Mekkah dan madinah exactly, Turki, Italia, Spanyol, Moskow, Kalimantan, Papua. Pengalaman yang tak pernah terlupakan Ke Beijing sendirian wakilin IFSA  (Internasional Forestry Students Association) Indonesia, di hari ke-5 karena tidak ada waktu lagi untuk jalan-jalan di Beijing, akhirnya nekad tinggalin satu sesi diskusi. Pergi sendirian berbekal tulisan mandarin dari panitia untuk diberikan ke supir taksi agar dapat diarahin ke stasiun. Dari stasiun nge-bolang sendiri ke forbidden city dan beberapa tempat sekitarnya. Selain Beijing, pengalaman trip berkesan di NTT. Setelah kuliah, baru sadar kalau panorama tempat ini ternyata luar biasa istimewa.

Pulau NTT

Pulau NTT

Pada saat sharse, ichi bercerita tentang kampung halaman keduanya (setelah bone,Makassar). NTT adalah sebuah provinsi yang terletak di tenggara Indonesia. Provinsi ini terdiri dari beberapa pulau, antara lain ada pulau Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, Sabu, Adonara, Solor, Komodo, dan Palue. Ibukotanya ada di Kupang yang berada di pulau Timor (kota tempat ichi besar dan tumbuh). NTT ini bisa dibilang provinsi kepulauan, saking banyaknya pulau-pulau di sana. Menurut ichi kalau NTT itu kayak miniatur kecilnya Indonesia (dilihat dari sisi kepulauannya) Pulau lainnya ada pulau adonara, babi besar, bidadari, rinca, loren, sawu, semau, dan masih banyak lainnya. Ichi akan lebih banyak membahas terkait kebudayaan dan pariwisatanya.

Pulau Timor terdapat patung Sobe sonbai  (nama pahlawan Timor) terletak di pusat kota kupang. rumah ichi berada di dekat patung tersebut yang beralokasi di pusat kota. NTT termasuk pulau-pulau besar di dalamnya saat ini sudah lumayan dikenal banyak orang karena famousnya komodo. Di pulau timor ini ada 5 kabupaten, yakni kupang, timor tengah selatan (TTS), timor tengah utara (TTU), Malaka dan Belu. Belu ini merupakan ibukotanya Atambua. Timor Leste berbatasan dengan Atambua. Di pulau ini, banyak destinasi pariwisata yang masih alami, bahkan ada juga yang sama sekali belum terjamah manusia. Ini terkait degnan masyarakat adat yang ada di sana. Hukum adat masih sangat kental.

Apa saja prosesi adat atau upacara adat yang unik dari prosinsi NTT ?

Dulu di pelajaran PLSBD SMP ichi, pernah disampaikan tentang nyale, upacara penangkapan cacing laut di pantai. Ini ada di pulau Sumba atau Alor kalau ga salah. Yang pernah dilihat ichi upacara adat ketika mau menikah. Jadi kalau masyarakat timor itu mengenal yang namanya belis (kalau orang bugis namanya panaik), sebelum menikah akan ada pembayaran mas kawin yang harus dibayar laki-laki kepada pihak perempuan.

SESI TANYA JAWAB

Pertanyaan :

  • Fino :

Kak ichi nyale itu tujuannya apa ? Maknanya ? Terus bisa ceritain lebih rinci tentang adat pernikahannya gak ?

Jawab :

Ada 1 prosesi dalam prosesi perkawinan yg harus dilalui, yaitu ritus “kaus nono sama tasaeba ‘nono” atau penurunan marga.  Ini diberlakukan hanya untuk perempuan saja. Marga asli yang diperoleh perempuan timor berdasarkan garis keturunan ayah diturunkan dan menaikkan marga laki-laki yang akan jadi suaminya. Nah, di timor dan pulau-pulau lain NTT ini identik dengan marga, sama kayak batak.. sering disebut fam. Adat pernikahan yang uniknya udah disampein yaaa.. selebihnya sebenarnya hampir sama dengan tata cara pernikahan indonesia pada umumnya.. bedanya, sajamian-jamian yang dihidangkan. Misalkan, sirih pinang  ini wajib ada. Sirih pinang itu udah jadi simbol yg melekat bagi masyarakat adat yang ada di hampir seluruh wilayah adat NTT.

  • Fino

Soal nyale tadi kak ichi. Mohon dijelaskan. Apa tujuan diadakan nyale ? Apa maknanya

Jawab :

Oiya, soal nyale, honestly ga tau banyak kecuali upacara penangkapan cacing laut di pantai. Nyale

Proses Nyale

Proses Nyale

itu konon cuma muncul sekali setahun di Sumba. Nyale itu cacing laut tadi. Setelah ditangkap, bakal ada rangkaian upacara persembahan juga untuk dewa yang namanya Nyale juga. Upacara ini namanya Pasola. Pernah dengar. Ini di Sumba ternyata, wankawan. Pasola ini salah satu rangkaiannya adalah ada permainan lempar lembing dr atas kuda. Nanggepin yang nyale dulu. Yongkruuu, kaaa.. mirip di NTB, tapi gak tahu kalau pantainya kuta. Chi taunya kuta di bali.hehe.. itu nyale di sumba ingat-ingat pelajaran kebudayaan waktu SMP dulu..gak disampein detail sama guru. Haha

Pertanyaan :

  • Jetc
  1. Kan di beberapa regional di NTT itu bisa dibilang masih kental tradisi animismenya (misal: kepercayaan Marapu di Sumba, Suku Boti yang mistik & misterius di Timor, dll). Tapi, karena di KTP musti nulis agama, jadinya mereka “mau ga mau” nulis agama, salah satu dari 5 agama yang diakui. Yang paling banyak adalah Kristen.Nah menurut ichi, tradisi yang masih animisme ini, baiknya dilestarikan saja, atau bagaimana ya?

Soalnya di satu sisi, justru salah satu yang membuat mereka makin menarik & eksotis untuk dieksplor pariwisatanya ya krn animisme nya itu.

Dan misalnya dr sisi hasil tenunan, coraknya menjadi jauh lebih ornamental. Beda dengan daerah lain yang sudah begitu kental nilai-nilai agamanya, somehow karena  ada banyaknya batasan, jadinya hasil tenunan dan sisi eksotismenya jadi jauh berkurang.

  1. Tapikan di sisi lain, Indonesia menganut sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”..Nah gimana tuh menurut ichi?

Saat kemarin kami ke Kelimutu, saya lihat di daftar guestnya, dari mungkin 30 visitor yang datang, hanya 2 orang yang dari Indonesia. Sisanya bule. Waktu saya nginep di Kefa (salah satu Kabupaten di Timor), begitu pula. Turis asing saja yang terlihat. Kalau pun ada turis Indonesia, itu karena ada perjalanan dinas. Alias karena wajib sebagai PNS.

Penginapan-penginapan yang bagus pun, kebanyakan ownernya/ manager operasionalnya bule! Contohnya Nihiwatu Resort yang paling juara, Peters Magic di Sumba, sampe hotel Happy-Happy yang sederhana tapi homey di Bajawa (boleh di gugling) Menurut Ichi, kenapa ya turis Indonesia sedikit yang memilih NTT sebagai destinasi wisatanya ?

Dan menurut ichi, investor pariwisata yang berasal dari bule-bule itu (misalnya: yang buka hotel dll), plus minusnya apakah?

  1. Kenapa ya penjual kain tenun di Timor kebanyakan etnis Tionghoa, dan berasal dari Rote? Sedangkan kalo di Flores, tetap berasal dari daerah setempat. Adakah analisisnya menurut Ichi?

Jawab :

Untuk pertanyaan kak jetsih yang pertama.. sebagai manusia yang beragama yang meyakini keesaan Tuhan, tentu saya prefer masyarakat yang beragama dengan benar tanpa melupakan adat-istiadat dan kebudayaan yang tidak bertentangan dengan agama. Masalah corak tenunan, kalau menurut saya seharusnya bisa diubah paradigma bahwa animisme inilah yang membuatnya semakin kaya. Itu soal mindset. Dan soal upacara adat yang mengandung unsur animisme yang menarik sebagai objek pariwisata budaya, sama juga sih. Sebenarnya kan yang jadi daya tarik adalah tari-tariannya, prosesinya, dsbnya..dipertahankan aja gapapa, asal mengubah pemaknaannya… bahwa upacara itu simbol atas kebahagiaan atau kesyukuran dari nikmat Tuhan. Gerakan-gerakan yang mengandung unsur animisme bisa diganti dengan gerakan lain. Masalah saat ini adalah seringnya kita mempertentangkan hukum adat dan hukum agama.. padahal tidak ada yang harus dipertentangkan. Oya, ini perspektif pribadi yaa… saya soalnya penikmat budaya juga dan ga suka agama jadi kambing hitam atas menurunnya penjagaan adat budaya.. Nah, mungkin kak jets, ini juga terkait tingkat pendidikan di sana. Ini PR besar sih.. (hiks, jadi pengen balik aja mengabdi)

  1. Tuh kaaan, kak jetc lebih banyak pengalaman traveling pulau NTT-nya dari akooh.. coba dijawab dengan kesotoyan saya ya, kak. Kenapa lebih banyak turis bule, mungkin bisa jadi karena pariwisata alam di sana masih benar-benar alami, saking alaminya, infrastrukturnya masih sedikit yang dibangun. Bisa jadi bule-belu lebih menikmati itu, dibanding turis indonesia yang mau traveling pun pengen tinggal di tempat yang nyaman, ada AC dan lain sebagainya. Bisa juga karena high cost untuk ke NTT, apalagi ke daerah yang ke dalam-dalamnya.. jalan-jalannya kan masih banyak yang belum beraspal. Eh iya ga, kak? *balik nanya
  1. Kalah saing untuk jualan dalam skala besar mungkin,

Pertanyaan :

  • Mierza
  1. NTT selama ini menjadi salah satu provinsi termiskin di Indonesia, apa dengan perkembangan wisata di komodo dan lainnya, sudah meningkatkan kesejahteraan penduduk lokal?
  2. Terus apa bisa pariwisatanya berkembang seperti bali?

Jawab :

  1. Salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Bahkan beberapa tahun lalu pernah jadi the last rank untuk pengadaan listrik. Banyak daerah yang masih gelap. Terakhir chi pulang tahun lalu, perkembangan infrastruktur di kota utamanya jalan dan hotel mulai membaik. Tapi to be honest, masyarakat lokalnya, sepenglihatan mata ichi masih belum dapat efek yang berarti. Ini di luar data statistik dari pemerintah ya, kak. Ga tau deh kalau tahun ini. Masih ngenes aja sih, kak. Kesejahteraan masih dikuasai sama beberapa pihak aja
  2. Bisa banget! Asalkan masyarakat dan pemerintah bisa kerjasama dengan baik. Ih, klo mau chi bilang ya, kak, panorama alamnya jauh lebih kece NTT (ah, maaf ya, bangga dikit gapapa kan ya. Maaf yang dari Bali) problem yang agak berat sih sebenarnya gimana caranya ngubah behaviour masyarakat juga. Selama ini ada streotype bahwa orang NTT itu pemalas, suka minum-minum dan sebagainya, karena stigma itu jadi agak susah deh. Kata kuncinya pendidikan dan kepedulian untuk berbuat dan berubah.

Pertanyaan :

  • Kamil
  1. Budaya  NTT itu unik, menurut ichi dengan mengeksplor apakah akan membuat budaya tersebut ter-modernisasi dan akhirnya luntur ?
  2. Dengan adanya destinasi-destinasi tersebut, selain membuatnya terkenal juga tereksplor,, juga membuat daerah NTT rusak oleh jejak wisatawan, bagaimana menanggulangi atau meminimalisir resiko kerusakan tersebut ?
  3. Apa sih yang membuat budaya atau destinasi NTT patut dijual kalau dibandingin daerah lain ?

Jawab :

  1. Ga kok, kak.  Asal bisa bijak mengelolanya (rada normatif sih jawabannya, tapi emang bisa tetap dijaga kok). Justru harapannya kalau semakin dikenal dan orang-orang mengakui budaya NTT yang kaya dan baik, anak-anak mudanya akan semakin bangga. Soalnya pernah dengar tahun lalu pas ke tempat kakak di Amanuban tengah, di TTS, penenun muda itu semakin berkurang. Kalau mereka bisa diyakinkan bahwa kebudayaan mereka akan jadi aset.
  2. Hingga saat ini yang ichi tau, pemerintah NTT cukup berbenah semenjak Sail komodo. Jalan-jalan antar kabupaten yang menghubungkan ke destinasi wisata secara bertahap mulai dibangun. Kalau tentang tata aturan kurang tau mil pemberlakuannya.
  3. Panorama alamnya banyak yang masih alami, kebudayaan lokal yang masih terjaga, orang-orang di kabupaten- kabupaten yang ramah, toleransi tinggi.

Pertanyaan :

  • Sifat:
  1. Destinasi mana di NTT yang patut di kunjungi selain komodo dan apa alasannya? 
  2. Kalau dari jakarta rute ke NTT bisa lewat darat atau lautkah ? Kalau bisa berapa lama durasinya?

Jawab :

  1. Pantai Nemberalla di Rote, yang mau surfing di sono bisa bangeet (salah satu tempat surfing terbaik kalau ga salah).pasir putihnya indah bingiiit, terus ke danau Kelimutu di Ende,,, emejing! Tanya kak jetc deh gimana sensasinya..hehe.. sama ke Sumba! Liat kincir angin yang lagi dibangun sama Erick Nelson kerjasama dengan Ibeka Bu Puni. Eh sama ke pantai Kolbano di TTS, pulau timor. Ada yang pernah bilang itu adalah the best beach!
  2. Darat dan laut bisa-bisa aja, teh. Kalau darat, ke Bali dulu, terus nyebrang ke NTB di Mataram, dari Mataram ke Kupang. Jalur laut sama aja kayak darat. Ujung-ujungnya lewat Bali, NTB baru NTT. Eh, bisa juga dari Jakarta ke Makassar, dari Makassar bisa langsung Kupang. Makan waktu kurang lebih seminggu, teh

Pertanyaan :

  • Gadri

NTT secara struktur dan kultur adalah perpaduan budaya porto-indo. dimana mayoritas beragama katolik.

  1. Yang saya baca-baca dari literatur-literatur ini meskipun orang timur sekarang beragam kristen mereka masih percaya dengan dewa langit (uis neno) dan dewa bumi (uis afu) kira-kira ini ada nggak chi bukti-bukti di NTT yang menunjukkan bahwa memang di NTT itu pernah di pengaruhi oleh budaya hindu-budha ?
  2. orang Rote, Helon, Atoni, Belu, Kamak, Marae, Kupang unsur-unsur adat dan bahasanya sama nggak ?
  3. Sistem marga-marga kan hampir mirip di Indonesia timur semua di NTT selain budaya patrilineal yang kuat ada nggak kampung yang menganut budaya matrilineal seperti orang minang ?
  4. Sistem perkawinan disana sama nggak ya kayak di Maluku sistem kawin lari, kawin masuk, dan kawin minta’ ?
  5. NTT secara struktur dan kultur adalah perpaduan budaya porto-indo. Dimana mayoritas beragama katolik.

Jawab :

  1. Kalau soal uis neno dan uis afu seingat ichi pernah denger di pelajaran kebudayaan SMP, tapi belum pernah denger atau baca kalau ada kaitannya dengan sejarah hindu-budha.
  2. kak, maaf, ga tau juga (makanya tadi sebenarnya mau ngajak orang asli NTT yang ngisi.
  3. setau ichi ga ada, Kak. Patrilineal semua.
  4. iya ada, inget waktu SMP tapi deskripsinya udah lupa. Setau ichi, orang Timor sama Maluku ga beda jauh sih, dialeknya juga hampir sama kan ya?

Tanggapan :

  • Jetc:

Trs ttg pertanyaan nomor 1 nya gadri:

  1.  Karena yang jetc tangkep, ya karena orang NTT itu nenek moyangnya animisme. Percaya pada kekuatan leluhur. Dan kebanyakan orang pada zaman dahulu kan begitu ya, percaya ada sesuatu “kekuatan besar” yang mengatur. Sebelum mengenal agama, mereka yakini itu adalah para leluhur. Jadi bukan karena ada hubungannya dengan hindu/ budha seh. Sebenernya seru banget loh ngobrolin tentang Indonesia Timur ini, terutama NTT nya ya. Karena sejauh ini menurut jetc provinsi paling eksotik & misterius itu ya NTT. Dia itu seperti punya daya magnet luar biasa yang mengikat setiap orang yang pernah kesana untuk rindu ingin kembali. Kayak ga pernah puas gitulah

KESIMPULAN DAN SALAM PENUTUP DISKUSI INI

NTT adalah salah satu dari sekian ‘surga’ kebudayaan dan pariwisata yang ada di Indonesia yang sayangnya masih belum memperlihatkan kemajuan yang cukup signifikan. Alasan membahas NTT agar banyak yang tahu, bahwa tempat wisata keren tidak hanya di Raja Ampat untuk daerah timur Indonesia. Selain itu juga dapat menjadikan NTT sebagai destinasi traveling/trip.

Jangan sampai kita kalah menghargai budaya dan potensi tempat kita sama orang bule. Last but not least, kekayaan alam dan budaya yang ada adalah anugerah Allah, jangan pertentangkan satu sama lain, tapi cari benang merahnya yang akan membuat kita semakin bersyukur sama Allah indah kok berdampingan itu.

Yuk visit NTT, visit miniatur Indonesia

When the value of the journey is our destination